urea, SP-36 dan KCl meningkatkan pertumbuhan tanaman kelapa sawit secara linier sebagaimana ditunjukkan oleh peubah tinggi tanaman, lingkar batang, luas daun, kadar klorofil dan kadar P daun; dan secara kuadratik pada jumlah pelepah daun pada akhir pengamatan. Dosis optimum paket pupuk tunggal untuk tanaman kelapa sawit belum menghasilkan umur satu Nb: Tarif di atas belum termasuk PPN 11%. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi. Tel. 061 7862477 (ext 121), Fax. 061 7862488. e-mail: admin@iopri.org. Contact person : Madiyuanto - 0811 1265 533. e-mail: madiyuanto@gmail.com. Joseph C Siburian - 0852 6188 – 4567. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Iput Pradiko, Suroso Rahutomo, Nuzul Hijri Darlan, dan Hasril H. Siregar Rekomendasi waktu pemupukan untuk 22 zona perkebunan kelapa sawit di Indonesia berdasarkan pola curah hujan Pada kondisi pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tanah masam di pre nursery. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama dosis mikoriza Arbuskular (M) dengan 4 taraf , yaitu M 0 (kontrol),
Selain pupuk Nitrogen, adapun pupuk tunggal yang direkomendasikan untuk tanaman sawit TM, yaitu Meroke TSP, Meroke ROCK, Meroke MOP,dan ESTA Kieser-MAG. Meroke TSP – Meroke ROCK. Meroke TSP merupakan pupuk tunggal Fosfat yang mengandung 46% Fosfat (P2O5). Sementara itu, Meroke ROCK mengandung 27% P2O5.

yaitu dosis pupuk majemuk NPK dan dosis pupuk kalsium. Dosis pupuk majemuk NPK terdiri atas empat taraf yaitu 0, 115, 230 dan 460 g bibit-1. Dosis pupuk kalsium terdiri atas empat taraf yaitu 0, 5, 10 dan 20 g bibit-1. Percobaan menggunakan tiga ulangan dan setiap unit percobaan terdiri atas lima sampel tanaman. Bibit kelapa sawit Tenera (D x P

Aplikasi pupuk kandang dengan cara ditabur di dalam rorak organik. Dosis pupuk kandang yang diberikan sebesar 20 kg tiap unit rorak. Sehingga untuk SPH 142 pokok/ha, maka dosis pupuk kandang yang diberikan adalah 2.8 ton/ha. Menurut Jamilah (2003) dosis pupuk kandang untuk memperbaiki sifat fisik tanah minimal 15 ton/ha.
1 = dosis pupuk organik 0 g, K 2 = dosis pupuk organik 18 g (setara 2000 kg ha-1), dan K 3 = dosis pupuk organik 36 g (setara 4000 kg ha-1). Setiap unit percobaan terdiri atas satu tanaman sehingga jumlah keseluruhan 27 polibeg. Bibit kelapa sawit yang sudah berkecambah ditanam dalam polibeg berukuran 22 cm x 14
oBus78.
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/442
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/5
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/436
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/238
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/253
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/375
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/220
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/498
  • dosis pupuk garam untuk kelapa sawit