KompetensiDasar: 4.9 Meringkas isi teks eksplanasi yang berupa proses terjadinya suatu fenomena dari beragam sumber yang didengar dan dibaca. Tujuan Pembelajaran: Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, model pembelajaran Number Heads Together peserta didik dapat menentukan gagasan utama setiap paragraf dalam teks eksplansi
Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan contoh teks ekspalanasi bagaimana proses terjadinya pelangi yang merupakan bagian dari fenomena alam yang sering terjadi setelah hujan reda. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang contoh teks ekspalanasi bagaimana proses terjadinya pelangi yang merupakan bagian dari fenomena adalah fenomena alam yang berupa optik dan meteorologi yang memiliki warna-warni indah yang sejajar yang ada dilangit. Pelangi terbentuk melewati proses pembelokkan cahaya atau yang di sebut dengan pembiasan, proses pembiasan pada pelangi akan tertata secara struktur dan akan menghasilkan warna-warni indah pada akan terjadi apabila cahaya mengalami pembiasan ketika cahaya matahari terkena air hujan. Pelangi hanya dapat dilihat pada saat hujan dan disertai cahaya matahari bahkan posisi pengamat juga menentukan yaitu diantara hujan dan sinar matahari lalu sinar matahari ada dibelakang pengamat sehingga akan terjadi garis lurus antara matahari, pengamat, dan busur pelangi dan akan terbentuk lah menjadi pelangi dari hasil proses pembiasan Sinar Matahari. Pelangi terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari cahaya yang dibelokkan berpindah tempat ke arah lain dari perjalanan satu medium ke medium lainnya oleh tetesan air yang ada di atmosfer. Sinar matahari melewati tetasan air. Ketika cahaya matahari melewati tetesan air maka cahaya tersebut akan dibengkokkan sehingga akan membuat warna-warna tersebut berpisah dengan warna lainnya. Pembelokkan cahaya. Setiap warna-warna pelangi akan dibelokkan pada sudut yang berbeda sehingga akan memberikan warna yang indah pada warna pelangi. Warna yang akan pertama di belokkan adalah warna ungu, sedangkan warna terakhir yang akan di belokkan adalah warna merah serta akan menyusul warna pelangi lainnya yaitu jingga, kuning, hijau, biru, dan nila maka kita akan melihat warna pelangi secara utuh yang disebabkan oleh geometri optik dalam proses penguraian warna. Prosesnya berawal dari cahaya matahari karena cahaya matahari memiliki beberapa warna yang memiliki peran penting dalam pembentukan pelangi. Cahaya matahari tersebut dinamakan yang akan ditangkap oleh kasat mata manusia ada 7 warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu yang akan muncul pada langit yang disebut dengan cahaya tampak. Menurut ilmu fisika cahaya tampak merupakan gelombang elektromagnetik yang terjadi akibat adanya medan magnet dan medan listrik. Cahaya tampak memiliki panjang yang berbeda-beda dimulai dari 4000 A sampai 7000 A dan tampak cahaya juga memiliki frekuensi 4,3 x 1014 warna merah merupakan bagian dari spektrum cahaya tampak yang memiliki frekuensi paling rendah atau memiliki panjang gelombang paling panjang bila dibandingkan dengan cahaya tampak yang lainnya dan cahaya ungu memiliki frekuensi paling tinggi serta panjang gelombang paling pendek. Maka dari hal ini yang menyebabkan warna merah dan ungu tidak akan saling bertemu. Warna merah berada paling ujung pelangi dan warna ungu berada di paling bawah pelangi dan diantara warna merah dan ungu dikelilingi dengan warna, jingga, kuning, hijau, biru, nila sehingga warna pelangi akan menjadi dengan keindahan alam yang di ciptakan Tuhan agar manusia dapat menikmati keindahan yang dapat dilihat dengan kasat mata yang cahaya nya tampak sidak terlalu menyilaukan mata. Sehingga pelangi banyak disukai manusia dengan warna-warna yang indah ternyata memiliki beberapa jenis pelangi yang tidak kita ketahui jenis-jenis apa sajakah pelangi yang akan tampak di langit. Berikut adalah jenis-jenis pelangi yang muncul di langit 1. Pelangi kabutPelangi kabut terjadi lengkungan pelangi karena kabut, kabut memiliki prinsip yang sama dengan pelangi hujan. Bedanya pembiasan hanya terjadi pada medium butiran awan atau kabut dan warna pelangi kabut baisanya muncul memiliki warna cenderung merah lembut dibagian sisi luar dan warna biru dibagian sisi pelangi yang muncul pada pelangi kabut ini biasanya redup karena lengkungan di masing-masing warna semakin besar sehingga warna-warna pelangi menumpuk antara satu sama lain. Dan pelangi kabut biasa nya muncul disekitar perairan yang dimana dapat pertemuan udara diantara air dingin. Namun munculnya pelangi kabut itu terkadang tidak menentu dan tidak selalu di daerah perairan asalkan terdapat kabut yang cukup tipis sehingga cahaya bisa menembus langsung dan terjadi proses pembiasan secara Pelangi gandaPelangi ganda adalah pelangi yang terjadi karena proses pembiasan yang terjadi berkali-kali pada butir-butir hujan sehingga hasil nya akan menghasilkan warna pelangi yang kedua atau ketiga pada permukaan luar pelangi sisi utama pelangi. Dengan adanya pembiasan ganda maka hasil dari pelangi akan berkebalikan warna dari urutan warna pelangi yang ada dibawahnya. Misalnya pada pelangi utama terdapat warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu , namun pada pelangi kedua akan menghasilkan warna pelangi berbalik dari warna utama yaitu ungu, nila, biru, hijau, kuning, jingga, merah.Dan begitu juga akan berkebalikan lagi ke pelangi terluar dengan urutan kembali lagi ke pelangi utama. Dan setelah munculnya pelangi ganda tersebut, pelangi ganda juga memiliki kekurangan yaitu mudah memudar ke sisi luar karena sisi luar menggunakan medium butir air yang lebih luas sehingga menyebabkan banyka cahaya yang lolos dan tidak terbiaskan, dan pengaruhnya kita bisa melihat pelangi utama akan menjadi lebih kecil daripada pelangi kedua dan pelangi Pelangi SirkularPelangi sirkular bisa di sebut juga dengan pelangi lingkaran karena pelangi sirkular berbentuk lingkaran penuh di langit dan udara. Karena pada konsep dasarnya pelangi adalah berbentuk lingkaran namun sebagian manusia hanya melihat sebagian setengah dari lengkungannya saja. Hal ini disebabkan karena mata yang melihat hanya setengah dari lengkungan yang dikarenakan posisi mata memandang berada sejajar dengan tanah atau diatas dataran rendah sehingga hasilnya manusia tidak bisa melihat pembiasan cahaya yang berada di sisi setengah lengkungan bawah yang ada pada pelangi, karena tidak ada butir air di sisi dataran tersebut sehingga hanya tampak cahaya pelangi tidak sepenuhnya berbentuk biasanya pelangi sirkular hanya tampak pada ketinggian tertentu yang datarannya tinggi seperti, di bukit, gunung, lereng, gedung dan tempat daratan tinggi lainnya. Ketika jarak untuk melihat cukup luas dan butir hujan yang cukup maka akan akan memberikan kemungkinan cahaya akan membias secara sempurna yang akan membentuk lingkaran penuh. Jenis pelangi sirkular ini juga dapat memberikan variasi warna kembar, ganda atau extra warna. Dan Pelangi sirkular dapat muncul berbarengan dengan pelangi kabut. 4. Pelangi KembarPelangi kembar ini terjadi karena ketika terjadinya pembiasan cahaya pada pelangi terdapat butir hujan yang tidak sama ukurannya ketika akan jatuh dari langit dan perbedaan ukuran dari butir hujan ini bisa saja terjadi dikarenakan tekanan udara yang berbeda beda pada iklim tertentu, sedangkan butir hujan yang berukuran besar akan menjadi lebih rata ketika terkena tekanan udara. Dan ketika dua hujan dengan ukuran air yang berbeda terjadi bersamaan maka akan terbentuklah pelangi pelangi kembar memang sangat langka dan jarang di dengar. Pelangi kembar ini berbeda dengan pelangi ganda yang tercipta karena adanya pembiasan yang akan menciptakan beberapa pelangi yang sejajar dan berbeda. Sedangkan pelangi kembar tercipta terbelah dari satu arah kaki kearah yang sama sehingga tidak sejajar, namun urutan warna pada pelangi kembar tetap sama dan tidak berkebalikan warna seperti pelangi ganda, dan terkadang kedua warna pelangi kembar ini bertemu dan meciptakan irisan warna yang lebih Pelangi SatuWarna Pelangi satu warna ini hanya terjadi pada sore hari atau yang baisa di sebut dengan pelangi merah . Proses terjadinya pelangi satu warna adalah ketika ada hujan diantara terbitnya matahari atau tenggelamnya matahari, dengan keadaan yang seperti ini gelombang cahaya akan lebih pendek sehingga warna biru dan hijau akan terpecah dan akan hilang dari spektrum warna. Dan dari hasil pemecahan warna ini yang disebabkan oleh hujan akan menghasilka pelangi satu warna yang sangat indah karena pelangi satu warna ini termasuk langka. Pelangi saru warna ini yang akan sering muncul adalah Pelangi EkstraWarna Pelangi ekstra warna ini tejadi karena ketika pembiasan cahaya berada pada jalur butir air yang berbeda disekitar pelangi utama. Dan akan sangat mudah untuk terlihat jika distimulasikan dengan penyemprot air dan dengan sedikit angin, angin akan mengarahkan arah butiran air sehingga menyebabkan penambahan ekstra pada warna disebut dengan pelangi ekstra warna karena pelangi ini memiliki tambahan warna yaitu warna ekstra hijau atau nila pada sisi dalam pelangi utama atau pelangi ekstra ini biasa disebut dengan pelangi bertumpuk yang terdiri dari beberapa warna pelangi halus yang terdapat pada dalam pelangi namun jarang sekali warna ekstra berada dalam sisi luar pelangi dan lebih sering terjadi di bagian dalam lengkungan. Warna yang lenih sering akan muncul adalah warna ungu, hijau dan Pelangi BulanPelangi bulan adalah pelangi yang terjadi pada malam hari. Proses pembiasannya sama dengan pembiasan pelangi di siang hari dengan menggunakan cahaya matahari namun cahaya akan lebih redup karena penerangan cahaya hanya dari cahaya bulan. Warna dari pelangi ini lengkap tetapi mata kita tidak cukup sensitif sehingga mata kita tidak akan menangkap seluruh warna dari pelangi dan hanya warna putih saja yang terlihat dari kejauhan. Karena pelangi ini berbeda dengan jenis pelangi yang lainnya sehingga membutuhkan proses pembiasan yang cukup lama karena kurangnya cahaya pada saat proses referensi
EksplanasiProses terjadinya hujan Teks Eksplanasi (Proses Terjadinya Hujan) Video by : Abel, Rosa A, Johan, Aryo. Watch Now. Fenomena Terjadinya Hujan Es - #ApaKenapa Video pembelajaran tentang proses terjadinya pelangi SONG : INSTRUMENT LAGU EXO-LUCKY. Watch Now.
Arli 29 Desember 2022 Pelangi merupakan sebuah fenomena alam yang sering terjadi, biasanya setelah hujan turun. Temen-temen pasti pernah liat dong, entah di film maupun kejadian langsung. Nah hari ini kita akan memberi suatu contoh teks eksplanasi pelangi. Sudah tahu kan bahwa teks eksplanasi adalah teks yang menerangkan deretan kejadian-kejadian yang saling berhubungan dan sesuai fakta. Kemudian mempunyai struktur teks eskplanasi yang meliputi pembuka, isi dan penutup. Jika kalian yang ingin membuat sendiri mengenai teks penjelasan terjadinya pelangi pasti harus ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seperti menyusun kalimat acak menjadi yang berhubungan, menjawab pertanyaan yang ada dari kalimat acak tersebut. Ketiga kalian harus menghubungan kalimatnya supaya dapat berhubungan dengan logis dan menjadi contoh struktur teks eksplanasi pelangi yang bagus. Contoh Teks Eksplanasi PelangiPelangi Jika kalian terburu-buru, berikut contoh teks eksplanasi pelangi beserta strukturnya yang bersumber dari Ilmu Pengetahuan Populer untuk Anak2007, karya Hotimah dan Pelangi 1. Pernyataan Umum Pembuka Pelangi merupakan suatu busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi juga dianggap sebagai gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang jelas. 2. Deretan Penjelas Isi Pelangi dan efek cahaya lain di langit di sebabkan oleh cahaya yang membias dan menyimpang menjauhi partikel. Saat matahari terbenam, langit menjadi merah karena karena sinar matahari lewat melalui atmosfer yang jauh lebih tebal daripada ketika matahari berada tinggi di langit pada siang hari. Pelangi tidak akan tampak pada malam hari atau ketika cuaca mendung. Hal itu terjadi karena pelangi merupakan hasil dari pembiasan cahaya. Pada mulanya cahaya matahari melewati sebuah tetes hujan, kemudian di belokkan atau dibiaskan menuju tengah tetes hujan sehingga memisahkan cahaya putih menjadi warna spektrum. 3. Penutup Interpretasi Pelangi hanya dapat di lihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan terkesan air dengan matahari di belakang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus. Cahaya dengan panjang gelombang terpendek seperti ungu, terdapat di bagian kurva dan yang memiliki panjang gelombang terpanjang seperti merah terdapat pada bagian luar Contoh teks eksplanasi singkat diatas bukan dari Admin, ingat ya. Dari buku Ilmu Pengetahuan Populer untuk Anak, namun sudah kami beri bagian struktur teksnya supaya kalian paham bagian-bagiannya. Jangan lupa untuk share contoh teks ini, dan kalian boleh copas artikelanya namun jangan lupa cantumkan sumber referensi. Originally posted 2019-08-15 091953.
1 Teks eksplanasi berisi tentang proses terjadinya suatu fenomena, baik itu fenomena alam maupun fenomena sosial. 2. Struktur teks eksplanasi terdiri dari : a. identifikasi fenomena b. proses kejadian c. ulasan D. Penugasan Mandiri Isilah tabel berikut dengan memberikan tanda centang (√)! Struktur Teks Eksplanasi No. Pernyataan Identifikasi
Oleh Metty Hartina, Guru SMP Negeri 21 Batanghari, Jambi - Eksplanasi adalah salah satu teks yang berisi tentang sebuah fenomena, baik itu fenomena alam maupun fenomena sosial. Fenomena alam bisa tentang proses terjadinya suatu peristiwa alam, contohnya peristiwa terjadinya pelangi, peristiwa terjadinya gerhana dan sebagainya. Sedangkan, fenomena sosial merupakan gejala atau peristiwa yang dapat diamati dalam kehidupan sosial. Fenomena sosial tersebut dapat terjadi dikarenakan ada suatu kejadian yang diluar dari kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat. Contohnya, fenomena sosial mudik, kriminalitas, kenakalan remaja, kerusuhan, aksi solidaritas dan sebagainya. Baca juga Struktur Teks Diskusi beserta Penjelasannya Ciri eksplanasi Karakteristik atau ciri dari teks eksplanasi ialah Informasi yang disampaikan bersifat umum Berisi proses terjadinya sesuatu Disusun menurut prinsip sebab-akibat Informasi dalam tulisan berdasarkan fakta Struktur teks eksplanasi Secara garis besar struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut Judul Judul dalam teks eksplanasi dapat menjelaskan atau memberikan informasi tentang suatu fenomena atau peristiwa. Contoh judul teks eksplanasi fenomena alam, 'Proses Terjadinya Pelangi', 'Mengenal Gempa Tektonik', 'Mengapa Air Laut Asin?' dan sebagainya. Sedangkan teks eksplanasi fenomena sosial contoh judulnya, 'Mengenal Infodemi, Tantangan Upaya Memutus Penyebaran Covid-19', 'Fenomena Hijrah di Kalangan Artis', 'Mengapa Banyak Milenial Butuh 'Healing' ?' dan sebagainya.

Penjelasanmegenai proses terjadinya ini ditulis secara urut dan bertahap. 3. Kesimpulan, di mana penulis atau pembicara meringkas penjelasannya. menghasilkan cahaya yang tampak melengkung dan menjadi pelangi. pengertian teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan suatu fenomena dengan alasan yang ilmiah, berurutan, dan memiliki ciir serta

Salah satu jenis teks dalam Bahasa Indonesia adalah teks eksplanasi yaitu bacaan yang menjelaskan bagaimana proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau gejala sosial. Jenis teks eksplanasi sering digunakan untuk menyampaikan bacaan atau tulisan yang bersifat ilmiah. Contoh teks eksplanasi dapat ditemui pada jurnal atau ensiklopedia yang memberikan informasi bagaimana terjadinya suatu peristiwa. Ciri khas yang dimiliki teks eksplanasi adalah adanya sebuah peristiwa timbul karena ada peristiwa lain sebelumnya, dan peristiwa tersebut mengakibatkan peristiwa yang lain sesudahnya. Biasanya, bacaan eksplanasi memuat suatu fakta mengenai proses terjadinya sesuatu, misalnya adalah proses terjadinya banjir di suatu daerah. Contoh lainnya adalah proses terjadinya gunung meletus dan masih banyak lagi yang lainnya. Baca Juga Bentuk Teks Deskripsi dan Contohnya Ulasan di bawah akan menerangkan lebih banya mengenai teks eksplanasi yang meliputi pengertian, struktur, ciri-ciri/karakteristik, dan contoh teks eksplanasi. Contoh teks ekplanasi akan di berikan pada bagian akhir dengan beberapa tema atau topik bahasan. Table of Contents Pengertian Teks Eksplanasi Struktur Teks Eksplanasi 1 Pernyataan Umum General Statement 2 Deretan Penjelas 3 Interpretasi Opsional Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Contoh Teks Eksplanasi Contoh Teks Eksplanasi 1 Prose Terjadinya Tsunami Contoh Teks Eksplanasi 2 Proses Terjadinya Banjir Contoh Teks Eksplanasi 3 Gunung Meletus Contoh Teks Eksplanasi 4 Proses Terjadinya Hujan Contoh Teks Eksplanasi 5 Proses Terjadinya Pelangi Pengertian Teks Eksplanasi Sebuah bacaan yang menjelaskan proses terjaadinya suatu fenomena alam atau fenomena sosial biasanya disajikan dalam bentuk teks eksplanasi. Di mana, teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan-penjelasan tentang proses mengapa dan bagaimana dari suatu topik yang berhubungan dengan fenomena alam maupun gejala sosial terjadi. Karena memuat fakta, jenis bacaan ini tentu akan memberikan pengetahuan baru kepada pembacanya. Topik pembahasan pada teks eksplanasi dapat berupa masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Contoh teks ekplanasi terdapat pada bacaaan dengan bahasan bagaimana proses turunnya hujan, terjadinya banjir, proses gunung meletus, mengapa terjadi peningkatan tindak kriminal, dan lain sebagainya. Bagaimana teks eksplanasi dibentuk?Selanjutnya akan diberikan struktur teks eksplanasi yang dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan ini. Baca Juga Bentuk Teks Narasi dan Contohnya Struktur teks eksplanasi dapat membantu sobat idschool dalam menyusun bacaan yang termasuk dalam jenis teks eksplanasi. Teradapat 3 tiga unsur penting yang menyusun struktur teks eksplanasi. Ketiga struktur tersebut adalah pernyataan umum general statement, deretan penjelas, dan interpretasi opsional. 1 Pernyataan Umum General Statement Berisi mengenai penyampaian topik atau permasalahan yang akan dibahas. Bagian pernyataan umum menerangkan suatu fenomena yang akan diulas. Bentuk dari pernyataan umum dapat berupa pengenalan fenomena atau penjelasannya. Bagian pernyataan umum perlu dibuat semenarik mungkin agar meningkatkan minat pembaca untuk membaca seluruh bacaan yang umum yang dituliskan dalam teks eksplanasi dapat berupa gambaran secara umum suatu fenomena dari cerita yang akan diangkat. Misalnya proses terbentuknya pelangi, bagian pernyataan umum dapat menggunakan dasar mengapa pelangi dapat terbentu terjad? Bagaimana proses peristiwa terbentuknya pelangi? 2 Deretan Penjelas Deretan penjelas sering disebut sebagai urutan sebab akibat dari suatu fenomena. Bagian deretan penjelas menerangkan deskripsi dan rician terjadinya suatu fenomena. Dapat berupa penjelasan suatu fenomena yang dibahas secara mendalam berdasarkan urutan waktu. 3 Interpretasi Opsional Interpretasi merupakan bagian penutup. Maksudnya adalah bagian bacaan yang merupakan intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan penjelas. Interpretasi bersifat opsional, artinya boleh ada dan juga boleh tidak. Bagian interpretasi dapat berupa tanggapan atau kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam bacaan. Baca Juga Bentuk Teks Persuasi dan Contohnya Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Jenis teks eksplanasi dapat dikenali dari ciri-ciri bacaan yang diberikan. Secara umum, ada 5 lima cara yang dapat digunakan untuk mengenali jenis teks eksplanasi. Kelima cara tersebut terdapat pada ciri-ciri teks eksplanasi. Berikut ini adalah ciri-ciri teks eksplanasi untuk mengenali bacaan yang termasuk dalam jenis teks eksplanasi. Contoh Teks Eksplanasi Di sini, idschool akan memberikan 5 contoh teks eksplanasi dengan berbagai topik bahasan. Simak kelima contoh teks eksplanasi yang akan diberikan berikut. Contoh Teks Eksplanasi 1 Prose Terjadinya Tsunami Tsunami adalah gelombang laut besar yang datang dengan cepat dan tiba-tiba menerjang kawasan pantai. Kata tsunami terdiri atas dua kata tsu yang berarti pelabuhan dan name yang berarti gelombang. Kata tersebut diambil dari bahasa Jepang. Gelombang tsunami terbentuk akibat aktivias gempa atau gunung merapi yang meletus di bawah laut. Terjadinya tsunami diawali oleh adanya gerakan vertikal pada lempeng yang berupa patahan. Kemudian patahan tersebut menyebabkan dasar laut naik. Tahapan ini sering disebut dengan gempa bumi, penghuni daratan disekitar patahan dapat merasakan getaran ini. Akibat dari gerakan patahan ini membuat keseimbangan air menjadi terganggu. Sehingga menyebabkan gelombang besar dari arah laut menuju pesisir pantai bahkan sampai daratan yang lebih jauh lagi. Tanda- tanda akan terjadinya gelombang tsunami dapat dikenali melalui tiga tanda penting. Ketiga tanda tersebut meliputi terjadinya getaran dengan kekuatan cukup besar yang berasal dari dalam laut, air laut surut mendadak, binatang- binatang berbondong- bondong menjauhi daerah pantai. Besarnya gelombang tsunami dipengaruhi oleh kekuatan gempa yang dinyatakan dalam ukuran skala richter dan kedalaman gempa dalam satuan kilo meter. Ancaman bahasa gelombang tsunami dapat terjadi sewaktu-waktu, terlebih di daerah sekitar patahan bumi. Bencana tsunami menjadi salah satu bencana yang dapat menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Bahkan dapat menelan banyak korban jiwa. Kewaspadaan warga perlu ditingkatkan dalam menghadapi ancaman bencana tsunami. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan yang dapat timbul akibat bencana tsunami. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menanam pohon bakau di sepanjang pesisir pantai. Meskipun demikian, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan secara berlebih. Karena tidak semua gempa yang terjadi di laut berpotensi tsunami. Contoh Teks Eksplanasi 2 Proses Terjadinya Banjir Banjir adalah aliran air yang berlebihan merendam daratan. Biasanya banjir sering terjadi saat musim hujan di beberapa daerah. Banjir terjadi akibat ketidaksanggupan sungai, danau, drainase, atau aliran air lainnya menampung air hujan. Air hujan yang jumlahnya sangat banyak akan meluap dan menggenangi wilayah daratan. Sehingga, daratan menjadi tergenangi oleh air. Wilayah yang sering mengalami banjir adalah daerah pinggiran sungai, pemukiman di tempat resapan air, dan tempat dengan drainase yang bermasalah. Banjir dapat terjadi dikarenakan dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor sosial. Faktor alam adalah faktor yang berasal dari alam itu sendiri. Contoh faktor alam yang dapat menyebabkan banjir adalah hujan deras dengan durasi yang cukup lama. Sedangkan faktor sosial disebabkan adanya ulah manusia itu sendiri. Contoh ulah manusia yang dapat menyebabkan banjir adalah membuang sampah di sungai, mendirikan pemukiman di tempat resapan air, dan menebang hutan secara liar. Ulasan di atas menyampaikan bahwa banjir merupakan bencana alam yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor sosial. Bencana banjir dapat diminimalisir dengan beberapa usaha pencegahan. Faktor alam menjadi faktor di luar kendali manusia. Sehingga, upaya pencegahan banjir dapat dioptimalkan dari sisi faktor sosial. Contoh Teks Eksplanasi 3 Gunung Meletus Gunung meletus merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi di luar kendali manusia. Fenomena gunung meletus terjadi karena adanya endapan magma yang ada di perut bumi disemburkan oleh gas dengan kekuatan besar. Material yang dikeluarkan dalam aktifitas meletusnya gunung bisa menjadi manfaat dan musibah bagi penduduk sekitar. Gunung meletus terjadi diawali oleh perubahan tekanan batas lempeng bumi dan perubahan suhu yang drastis. Kondisi ini membuat material batuan disekitarnya meleleh. Lelehan tersebut biasa dikenal sebagai magma atau cairan pijar. Magma bercampur dengan gas dan material disekitarnya dari bawah permukaan bumi akan bergerak menuju permukaan bumi. Aktifitas ini dapat mebentuk lubang utama, di mana sebagian besar magma dan material vulkanik lain menyembur melalui lubang tersebut. Bencana gunung meletus mengakibatkakn dua dampak, yaitu dampak negatif dan positif. Contoh dampak negatif yang ditimbulkan adalah ancaman bahaya terhadap manusia dan makhluk hidup di sekitarnya. Contoh dampak positif adalah lahan di daerah gunung berapi menjadi sangat subur. Bencana alam berupa gunung meletus masih menjadi bencana alam yang dapat mebahayakan. Fenomena gunung meletus terjadi di luar kendali manusia. Sehingga, upaya yang dapat dilakukan adalah menghindari dampak bahaya akibat bencana gunung meletus. Misalnya mengungsi ke tempat aman ketika terjadi erupsi gunung berapi. Baca Juga Teks Persuasi Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contoh Contoh Teks Eksplanasi 4 Proses Terjadinya Hujan Hujan adalah peristiwa turunya air dari langit ke bumi. Air hujan biasa turun dari awan mendung yang gelap. Hujan terjadi karena adanya proses kondensasi pada uap air di atmosfer. Proses ini membentuk butiran air yang cukup besar dan akhirnya jatuh ke permukaan bumi. Hujan dipengaruhi oleh proses konveksi di atmosfer dan lautan. Air mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat panas sinar matahari. Sehingga menyebabkan uap air yang melayang ke udara dan bergerak menuju atmosfer pada ketinggian tertentu. Sampai pada akhirnya menjadi kumpulan uap air yang sangat besar. Uap air yang telah berkumpul di atmosfer akan mengalami proses kondensasi. Kondisi ini menyebabkan terbentuk awan. Awan yang mengandung banyak uap air bertemu menjadi mendung karena terbawa angin. Awan mendung kemudian menuju bagian atmosfer bumi yang suhunya lebih rendah dan akhirnya membentuk butiran es dan air. Selanjutnya terjadi proses prespitasi, yaitu jatuhnya butiran-butiran air ke permukaan bumi. Demikianlah proses terjadinya hujan. Fenomena alam yang sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Contoh Teks Eksplanasi 5 Proses Terjadinya Pelangi Pelangi merupakan salah satu fenomena alam yang meberikan pemandangan alam yang indah. Munculnya pelangi terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Sehingga, biasanya pelangi akan terlihat di langit sesaat setelah hujan. Bentuk pelangi biasanya berupa busur. Gugusan warna pelangi tercipta dikarenakan adanya gejala optik. Fenomena alam yang cantik ini muncul karena adanya cahaya yang membias dan menyimpang menjauhi partikel. Proses terjadinya pelangi diawali dengan cahaya matahari melewati tetes hujan lalu dibiaskan ke tengah tetes hujan. Akibatnya, cahaya matahari terurai sehingga berubah menjadi warna spektrum. Pelangi terbentuk akibat cahaya matahari yang dibiaskan oleh air hujan. Kondisi ini dapat terjadi jika matahari bersinar dari sisi berlawanan dengan arah hadap pengamat. Sehingga, untuk dapat melihat pelangi, posisi pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang pengamat. Demikianlah ulasan tentang teks eksplanasi dari idschooldotnet, meliputi struktur teks eksplanasi, ciri-ciri teks eksplanasi, dan contoh teks eksplanasi. Terimakasih sudah mengunjungi idschooldotnet, smeoga bermanfaat! Baca Juga Jenis – Jenis Teks dalam Bahasa Indonesia ContohTeks Eksplanasi Pelangi - Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan hubungan peristiwa atau proses terjadinya sesuatu yang saling berhubungan dan sesuai fakta.. Sedangkan, pelangi adalah fenomena alam yang sering terjadi dan menjadi pembahasan dalam pembelajaran. Berikut kami berikan contoh teks eksplanasi pelangi di bawah ini!

Ilustrasi teks eksplanasi ilmiah. Foto UnsplashDalam pelajaran Bahasa Indonesia, teks dibedakan menjadi berbagai jenis. Setiap jenisnya memiliki ciri-ciri, struktur kalimat, dan kriteria lain yang membedakannya. Salah satu jenis teks yang umum dipelajari adalah teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial. Ada berbagai macam topik yang dibahas dalam teks ini, termasuk hal-hal ilmiah yang dijelaskan dalam teks eksplanasi buku Arif Cerdas SD/MI Kelas 6 oleh Tim Arif 2019, teks eksplanasi ilmiah menjelaskan suatu proses yang bersifat ilmu pengetahuan alam. Misalnya, tentang gejala alam, terjadinya pelangi, proses arus listrik, dan eksplanasi ilmiah berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada pembaca tentang proses terjadinya sesuatu yang disusun berdasarkan sebab-akibat. Oleh sebab itu, teks eksplanasi bukanlah fiksi atau karangan belaka, tetapi memuat informasi yang berdasarkan fakta dan nyata dengan namanya, di dalam teks eksplanasi ilmiah terdapat istilah atau bahasa ilmiah yang digunakan. Sifatnya informatif, tetapi tidak berusaha untuk memengaruhi pembaca agar percaya terhadap hal yang Teks Eksplanasi IlmiahIlustrasi membaca teks eksplanasi ilmiah. Foto UnsplashTeks eksplanasi ilmiah memiliki struktur yang sama dengan teks eksplanasi pada umumnya. Berikut bagian-bagiannya dikutip dari buku Super Complete SD/MI 4-5-6 oleh Meity Mudikawaty, dkk 2018.Berisi penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas. Biasanya, penjelasan ini meliputi proses keberadaannya, proses terjadinya, hingga proses terjadinya fenomena tersebut. Pernyataan umum harus bersifat ringkas, menarik, dan jelas sehingga mampu menarik minat pembaca untuk membaca secara penjelas merupakan jawaban dari pertanyaan bagaimana’. Isinya merupakan penjelasan detail mengenai proses keberadaan hingga proses terjadinya suatu fenomena yang menjadi topik utama teks ini berisi kesimpulan atau atau pendapat singkat penulis mengenai topik yang telah Teks Esplanasi IlmiahUntuk lebih jelasnya, berikut contoh teks eksplanasi ilmiah dikutip dari buku Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan oleh Fairul Zabadi dkk 2013.Kata “tsunami” berasal dari bahasa Jepang “tsu” yang berarti pelabuhan’ dan “nami” yang berarti gelombang’. Namun, para ilmuwan mengartikan tsunami dengan gelombang pasang’ tidal wave atau dikenal juga dengan sebutan gelombang laut karena gempa seismic sea waves. Tsunami adalah serangkaian gelombang yang terbentuk karena gempa atau letusan gunung berapi di bawah laut atau di daratan dekat pantai. Gelombangnya yang besar menyebabkan banjir dan kerusakan saat menghantam tercipta saat permukaan dasar laut bergerak naik turun di sepanjang patahan selama gempa terjadi. Patahannya menyebabkan keseimbangan air menjadi terganggu. Makin besar daerah patahan yang terjadi, makin besar pula tenaga gelombang yang dihasilkan. Selain itu, tsunami juga tercipta karena meletusnya gunung berapi yang menyebabkan pergerakan air di laut atau perairan sekitarnya sangat tinggi. Gelombang yang besar menyebabkan banjir dan kerusakan saat menghantam tsunami yang terjadi di laut melaju lebih cepat daripada gelombang normal. Gelombang tersebut menyebar ke segala arah dengan ketinggian 30 sampai dengan 50 meter dan kecepatan sekitar 800 km/jam. Ketika gelombang tsunami memasuki air dangkal, kecepatannya akan menurun dan ketinggiannya akan bertambah. Ketinggian gelombang itu juga bergantung pada bentuk pantai dan kedalamannya. Gempa bumi yang tejadi di dasar laut sangat berpotensi menimbulkan tsunami dan sangat berbahaya bagi tidak perlu khawatir karena tidak semua gempa dan letusan gunung berapi menyebabkan tsunami dan tidak semua tsunami menimbulkan gelombang besar. Tsunami selalu menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan yang paling besar terjadi ketika gelombang besar tsunami itu mengenai permukiman manusia sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya.

Gempatektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori "Tektonik Plate" berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga

Makassar - Teks eksplanasi merupakan sebuah tulisan yang berisi penjelasan mengenai proses terjadinya suatu fenomena. Fenomena yang dijelaskan dalam teks eksplanasi bisa berupa fenomena alam maupun fenomena sosial yang biasa terjadi dalam kehidupan teks eksplanasi berisi informasi berupa fakta yang ditulis secara runut berdasarkan kronologis terjadinya suatu fenomena, ataupun berdasarkan hubungan sebab-akibat. Teks eksplanasi bertujuan untuk memberikan penjelasan yang detail sehingga pembaca bisa mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai suatu seseorang bisa menulis teks eksplanasi dengan baik dan benar, seseorang harus memahami dengan jelas seluk-beluk mengenai teks eksplanasi. Berikut ini ciri-ciri, struktur, kaidah kebahasaan, dan contoh teks eksplanasi beserta penjelasannya yang telah dirangkum detikSulsel dari berbagai sumberTeks eksplanasi memiliki sejumlah ciri-ciri yang menjadi pembeda dengan jenis teks lainnya. Ciri-ciri teks eksplanasi perlu diketahui agar seseorang bisa dengan mudah mengenali teks eksplanasi serta menuliskannya dengan baik dan ini beberapa ciri-ciri teks eksplanasiInformasi yang dimuat di dalamnya didasarkan pada fakta bersifat faktualFenomena yang diterangkan dalam teks ekplanasi bersifat keilmuan atau berkaitan dengan ilmu pengetahuanBersifat informatifTulisannya tidak berusaha mempengaruhi pembaca terhadap apa yang dibahasHal yang dibahas di dalamnya berfokus pada hal-hal yang sifatnya umum, contohnya seperti bencana longsor, gempa bumi, gunung meletus, dan fenomena lainnyaPenulisannya menggunakan kata penanda urutan, contoh pertama, kedua, ketiga, dan sebagainyaStruktur Teks EksplanasiTeks eksplanasi memiliki struktur atau kerangka yang menjadi acuan dalam menulis teks eksplanasi. Struktur teks eksplanasi perlu diketahui karena memudahkan seseorang dalam menulis sebuah tulisan secara ini struktur dari teks eksplanasi beserta penjelasannya1. Pernyataan UmumBagian ini berisi identifikasi terkait suatu hal yang dipaparkan secara umum. Pernyataan yang ditulis pada bagian ini biasanya berkaitan dengan fenomena alam, sosial, budaya, dan berbagai fenomena umum biasanya ditulis menggunakan jenis kata kopula seperti 'adalah' dan ' Eksplanasi Deretan PenjelasanBagian eksplanasi atau deretan penjelasan menerangkan rincian proses kejadian mengenai suatu fenomena yang telah diterangkan secara umum pada bagian pernyataan umum. Bagian eksplanasi biasanya terdiri dari beberapa paragraf yang berisi penjelasan hubungan sebab akibat dari suatu InterpretasiInterpretasi pada struktur teks eksplanasi bersifat opsional, bagian ini bisa ada bisa juga tidak. Umumnya, interpretasi pada struktur teks eksplanasi berisi pandangan atau kesimpulan dari penulis mengenai fenomena yang Kebahasaan Teks EksplanasiAda beberapa kaidah kebahasaan yang berlaku dalam penulisan teks eksplanasi. Kaidah kebahasaan dalam teks eksplanasi sangat penting agar seseorang bisa menuliskan sebuah teks eksplanasi dengan baik dan sesuai aturan ini beberapa kaidah kebahasaan yang berlaku dalam penulisan teks eksplanasi- Menggunakan kalimat pasif. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan kata kerja berawalan di- atau ter- dalam teks eksplanasi-Menggunakan konjungsi kausal dan temporal. Konjungsi atau kata hubung kausal menyatakan hubungan sebab-akibat kausalitas, sementara kata hubung temporal berfungsi untuk menunjukkan urutan waktu- Penulisannya menggunakan istilah ilmiah yang berhubungan dengan topik bahasan dan hanya digunakan pada bidang ilmu tertentu-Menggunakan kata kerja material dan rasional, yaitu kata kerja yang menyatakan tindakan yang melibatkan panca indra material- Menggunakan kalimat transitif dan intransitif. Kalimat transitif adalah kalimat yang memerlukan unsur objek, sementara kalimat intransitif adalah kalimat yang tidak memerlukan unsur Teks EksplanasiSetelah memahami ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi, perlu juga diketahui contoh teks eksplanasi. Contoh teks eksplanasi bisa menjadi referensi agar seseorang bisa memahami dengan jelas mengenai teks ini beberapa contoh teks eksplanasi beserta penjelasan strukturnyaContoh 1 Proses Terjadinya PelangiPernyataan UmumPelangi adalah peristiwa optik dan meteorologi yang terjadi karena terdapatnya kumpulan cahaya warna-warni paralel satu dengan yang lainnya yang muncul di langit atau di media lainnya. Di langit, pelangi terlihat seperti busur cahaya yang mengarah ke cakrawala ketika hujan ringan. Selain itu pelangi juga bisa dilihat di sekeliling air empat siklus yang dapat membentuk pelangi. Pertama, pembiasan sinar matahari. Pelangi terbentuk karena terdapat pembiasan sinar cahaya matahari yang dibelokkan ketika sedang menuju satu medium ke medium lainnya oleh tetesan air yang terdapat pada atmosfer. Kedua, sinar matahari melewati tetesan air. Ketika cahaya matahari melalui tetesan air, cahaya matahari tersebut akan dibelokkan dan membuat warna-warna tadi berpisah dengan pembelokan cahaya. Setiap warna-warna pelangi akan dibelokkan pada sudut yang tidak sama, sehingga membuat warna pelangi menjadi semakin indah. Keempat, terbentuklah warna pelangi. Warna yang dibelokkan pertama kali adalah warna ungu, sedangkan untuk warna terakhir yang dibelokkan adalah warna merah. Warna pelangi terlihat utuh disebabkan oleh geometri optik dalam proses penguraian cuma bisa kita jumpai ketika hujan, berbarengan dengan matahari bersinar, namun dari sisi yang berlawanan dengan kita. Kita harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari berada di belakang kita. Maka kita dan pusat busur pelangi harus berada di satu garis 2 Demonstrasi MassaPernyataan UmumAkhir-akhir ini demonstrasi kerap terjadi hampir setiap waktu dan terjadi di berbagai tempat. Bahkan, demonstrasi sudah menjadi fenomena yang lumrah di tengah-tengah masyarakat kita. Menanggapi fenomena tersebut, seorang kepala daerah menyatakan bahwa penyebab demonstrasi dan anarkisme tidak lain adalah faktor laparnya masyarakat. Lantas ia mencontohkan rakyat Malaysia dan Brunei yang adem ayem, lantaran kesejahteraan mereka terpenuhi maka demonstrasi di negara-negara itu jarang saja komentar tersebut menyulut reaksi para mahasiswa. Mereka memprotes dan meminta sang bupati mencabut kembali pernyataannya. Para mahasiswa tidak terima dan tidak merasa memiliki motif serendah itu. Mereka berpendirian bahwa demonstrasi yang biasa mereka lakukan murni untuk memperjuangkan kebenaran dan melawan kemungkaran yang terjadi di hadapan massa tidak selalu disebabkan oleh urusan perut, bahkan banyak peristiwa yang sama sekali tidak didasari oleh motif itu. Dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia, Abraham Maslow membaginya ke dalam beberapa tingkatan. Kebutuhan yang paling mendasar adalah makan dan minum. Sementara itu, yang paling puncak adalah kebutuhan akan aktualisasi demikian, pada umumnya demonstrasi massa justru lebih didasari oleh kebutuhan tingkatan akhir itu. Masyarakat berdemonstrasi karena membutuhkan pengakuan dari pemerintah ataupun pihak-pihak lain agar hak-hak dan eksistensi mereka diakui. Karena merasa dibiarkan, hak-haknya diingkari, bahkan dinistakan, kemudian mereka berusaha untuk menunjukkan jati dirinya dengan cara fakta dapat membuktikannya. Demonstrasi massa pada awal reformasi di negeri ini pada tahun 1997-1998, bukan dilakukan oleh rakyat miskin ataupun orang-orang lapar. Justru hal itu dilakukan oleh warga dari kalangan menengah ke atas, dalam hal ini adalah mahasiswa dan golongan intelektual. Belum lagi jika merujuk pada kasus-kasus yang terjadi di luar negeri. Dalam beragam skala besar atau kecil, demonstrasi bukan hal aneh lagi bagi negara-negara Eropa. Demonstrasi yang mereka lakukan sudah tentu tidak didorong oleh kondisi perut yang lapar karena mereka pada umumnya dalam kondisi yang sangat fakta semacam itu, nyatalah bahwa kemiskinan bukanlah penyebab utama untuk terjadinya gelombang demonstrasi. Akan tetapi, fenomena tersebut lebih disebabkan oleh kemampuan berpikir kritis dari warga masyarakat. Mereka tahu akan hak-haknya, mengerti pula bahwa di sekitarnya telah terjadi pelanggaran dan kesewenang-wenangan. Mereka kemudian melakukan protes dan menyampaikan sejumlah tuntutan. Apabila faktor-faktor itu tidak ada di dalam diri mereka, apapun yang terjadi di sekitarnya, mereka akan seperti kerbau dicocok hidung manggut-manggut dan berkata "ya" pada apapun tindakan dari pimpinannya meskipun menyimpang dan bahkan menzalimi mereka 3 Sejarah Kabupaten BandungPernyataan UmumAwal pemerintahan Kabupaten Bandung dimulai sejak Piagam Sultan Agung Mataram pada tanggal 20 April 1641. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten mencapai bentuk pemerintahan sekarang, Kabupaten Bandung mengalami perkembangan kekuasaan dari zaman ke zaman. Pada masa Kerajaan Pajajaran berkuasa, sekitar akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16, di Tatar Periangan belum ada bentuk kabupaten, hanya terdiri atas beberapa keprabuan. Istilah keprabuan diambil dari kata prabu yang berarti 'leluhur' atau 'raja muda'.Pada tahun 1575 yang berkuasa di daerah Pajajaran adalah pemerintahan Islam. Dilanjutkan pemerintahan Mataram 1621-1677 dan pemerintahan Belanda. Saat Mataram berkuasa itulah, nama keprabuan diubah menjadi piagam itu, Sultan Agung diangkat Tumenggung Wiraangunangun sebagai Bupati Bandung. Ketika itu, pemerintahan Kabupaten Bandung berpusat di daerah Krapyak atau Bojongasih. Tepatnya di tepi Sungai Cikapundung, dekat muaranya, yaitu Sungai Citarum. Nama Krapyak kemudian berganti menjadi Citeureup. Nama itu hingga kini tetap abadi menjadi salah satu nama desa di masa Bupati Wiranatakusumah II 1794-1829 Ibu Kota Kabupaten Bandung dipindahkan dari Krapyak Dayeuhkolot ke pinggir Sungai Cikapundung atau Alun-alun Bandung sekarang. Pemindahan tersebut berdasarkan perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda,"Deandels". Peristiwa itu terjadi pada 25 Mei 1810. Alasan pemindahan tersebut akan memberikan prospek baik terhadap perkembangan wilayah itu. Pada saat itu Deandels yang mendapat julukan "Mas Galak" tengah membuat jalan dari Anyer ke Panarukan. Kebetulan jalur tersebut melewati Tatar Priangan atau Kota Bandung pada saat sekarang 4 BanjirPernyataan UmumMendengar kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai DAS. Banjir dapat terjadi karena alam dan tindakan manusia. Penyebab alami banjir adalah erosi dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, kapasitas sungai, drainase lahan, dan pengaruh air pasang. Penyebab banjir karena tindakan manusia adalah perubahan tata guna lahan, pembuangan sampah, kawasan padat penduduk di sepanjang sungai, dan kerusakan bangunan pengendali akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga sedimentasi masuk ke sungai dan daya tampung sungai menjadi berkurang. Hujan yang jatuh ke tanah airnya akan menjadi aliran permukaan run-off di atas tanah dan sebagian meresap ke dalam tanah, yang tentunya bergantung pada kondisi tanahnya. Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi permukiman, hutan yang bisa menahan aliran permukaan cukup besar diganti menjadi permukiman dengan resistensi aliran permukaan kecil. Akibatnya ada aliran permukaan tanah menuju sungai dan hal ini berakibat adanya peningkatan debit aliran sungai yang tata guna lahan merupakan penyebab utama banjir dibandingkan dengan yang lainnya. Apabila suatu hutan yang berada dalam suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman, debit puncak sungai akan meningkat antara 6 sampai 20 kali. Angka 6 dan angka 20 ini bergantung pada jenis hutan dan jenis permukiman. Demikian pula untuk perubahan yang lainnya akan terjadi peningkatan debit puncak yang signifikan. Deforestasi, degradasi lingkungan, dan pembangunan kota yang penuh dengan bangunan beton dan jalan-jalan aspal tanpa memperhitungkan drainase, daerah resapan, dan tanpa memperhatikan data intensitas hujan dapat menyebabkan bencana alam sampah di DAS membuat sungai tersumbat sampah. Jika air melimpah, air akan keluar dari sungai karena daya tampung saluran berkurang. Kawasan padat penduduk di sepanjang sungai/drainase dapat menjadi penghambat aliran dan daya tampung sungai. Masalah kawasan kumuh dikenal sangat penting sebagai faktor sosial terhadap masalah banjir daerah memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat banjir tersebut terjadi di permukiman penduduk sehingga menyeret dan merusak apa saja yang dilaluinya. Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana 5 Gempa AcehPernyataan UmumGempa dahsyat pernah terjadi di Aceh, 26 Desember 2004, pada pukul WIB. Pusat gempa terletak di sebelah barat Aceh dengan kedalaman 10 km. Bencana ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Dampak kerusakan, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur ini mengakibatkan gelombang laut setinggi 9 meter. Kekuatan gempa pada penghujung tahun 2004 itu mencapai richter dengan korban tewas mencapai orang hilang dan kehilangan tempat tinggal. Gempa bumi yang disertai gelombang tsunami itu merupakan bencana yang mengakibatkan kematian terbesar sepanjang Indonesia, gempa menelan lebih dari korban jiwa. Puluhan gedung hancur oleh gempa utama, terutama di kawasan Meulaboh dan Banda Aceh di ujung Sumatera. Di Banda Aceh, sekitar 50% dari semua bangunan rusak terkena tsunami, sedangkan untuk korban jiwa ,n disebabkan oleh tsunami yang menghantam kawasan pantai Barat Aceh dan Sumatera Sri Lanka dikonfirmasikan korban jiwa jatuh dan lebih dari 1 juta jiwa penduduk negara ini terkena dampak gempa secara langsung. Di India, termasuk Kepulauan Andaman dan Nicobar diperkirakan menelan lebih dari korban Thailand banyak pula wisatawan asing terkena bencana, terutama di daerah Phuket diperkirakan ada sekitar korban jiwa. Bhumi Jensen, cucu Raja Rama IX atau lebih dikenal dengan nama Bhumibol Adulyadej juga termasuk salah satu korban. Bhumi Jensen baru berusia 21 di Somalia, di Benua Afrika ribuan kilometer dari Indonesia, dilaporkan lebih dari 100 korban jiwa. Akan tetapi, sebagian besar dari mereka adalah para Bumi dan Tsunami Aceh yang juga menghantam Thailand. Selain menempati posisi gempa berkekuatan terbesar kedua setelah gempa Chili 1960 yang mencapai skala richter, gempa Aceh menempati peringkat pertama sebagai gempa dengan waktu durasi penyesaran yang paling lama, yaitu sekitar 10 menit. Gempa ini cukup besar untuk membuat seluruh bola bumi ikut bergetar. Simak Video "Kapolrestabes Makassar Minta Maaf soal Mobil Patwal Tabrak Pemotor" [GambasVideo 20detik] urw/alk

ContohContoh Teks Eksplanasi Lengkap Beserta Strukturnya. 1 Agustus 2021 5.40 PM · Bacaan 5 menit. Bola.com, Jakarta - Teks eksplanasi adalah teks yang memaparkan penjelasan informasi tentang fenomena kausalitas atau sebab akibat. Fenomena tersebut bisa berupa fenomena sosial, budaya, politik, hukum, ekonomi, hingga fenomena alam.
Pelangi adalah fenomena alam berupa lengkung spektrum warna di langit, tampak karena pembiasan sinar matahari oleh titik-titik hujan atau embun biasanya, pembiasan cahaya itu menyebabkan muncul beberapa warna yang terbagi menjadi dua. Pelangi primer, warna yang dihasilkan saat pertama kali pembiasan dan memiliki warna terkuat. Kedua, pelangi primer adalah warna yang dihasilkan setelah pembiasan dua atau tiga kali. Ada alasan mengapa pelangi hanya dapat dilihat di siang hari dan setelah hujan. Karena pelangi terjadi pembiasan cahaya matahari oleh air, sehingga saat malam hari tidak akan ada pelangi. Contohnya adalah etesan air hujan yang dapat membuat ilusi optik lebih baik. Tidak hanya air hujan saja, air terjun juga bisa menimbulkan pelangi. Proses awalnya, cahaya matahari menebus tetesan hujan yang menyebabkan cahaya menyimpang menjahui titik pusat. Sehingga, warna putih menjadi berbagai spektrum warna. Setiap cahaya akan dibelokkan pada sudut yang berbeda yang menghasilkan berbagai warna pada pelangi. Oleh sebab itu, pelangi memiliki banyak warna. Dari pembelokkan pertama yaitu warna ungu dan yang terakhir adalah warna merah. Sisa warna lainnya seperti kuning, hijau, jingga, biru, nila akan terbentuk dengan penguraian warna secara utuh, hal itulah yang membuat bentuk pelangi memiliki warna yang banyak. Sekarang sudah tahu kan? Bagaimana proses pembentukan pelangi? Juga alasan mengapa pelangi hanya bisa dilihat pada siang hari. Anggota 1. Aira Mahgi Agnesya 2. Lisani Istiqomah 3. Marsa Husnia Rusyda 4. Rumaisha Rahma 5. Salma Adnin Fauziyyah 6. Selly Nohan Talitha 7. Tiara Indriani
PengertianTeks Eksplanasi. Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses 'mengapa' dan 'bagaiman' kejadian-kejadia alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi. Suatu kejadian baik kejadian alam maupun kejadian seosial yang terjadi di sekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab akibat dan memiliki proses.

PertanyaanPerhatikan teks eksplanasi berikut! Terciptanya pelangi di cakrawala melalui empat siklus. Di antaranya adalah pembiasan sinar matahari. Sebab terciptanya pelangi yaitu terjadinya pembiasan cahaya atau sinar matahari yang kemudian dibelokkan menuju arah lain dari satu medium menuju medium yang lain oleh tetesan air yang terdapat di atmosfer. Kemudian tetesan air tersebut dilewati oleh sinar matahari. Ketika tetesan air tersebut dilewati oleh cahaya matahari, maka cahaya itu akan dibiaskan sehingga dapat menciptakan warna-warna indah yang terpisah secara sendiri-sendiri. Pembelokkan cahaya. Masing-masing dari warna pelangi tersebut akan dibelokkan dengan sudut yang berbeda. Sehingga dari pembelokan cahaya tersebut bisa menghasilkan warna-warni yang memukau pada pelangi. Warna ungu merupakan warna yang pertama kali dibelokkan, sementara warna merah adalah warna yang terakhir dibelokkan. Kemudian disusul dengan aneka warna pelangi yang lain. Seperti warna kuning, jingga, hijau, biru dan nila. Dari fenomena tersebut makanya kita bisa mengamati warna pelangi yang lengkap dikarenakan adanya geometri optik ketika proses penguraian warna. Disaat hujan ringan bersamaan dengan munculnya sinar matahari kita bisa melihat fenomena pelangi. Namun, haruslah dari arah yang berlawanan dengan kita. Keberadaan kita harus ada di antara tetesan air dan matahari yang mana posisi matahari berada di belakang kita. Pusat busur pelangi dan mata kita harus berada pada satu garis lurus. Kutipan teks eksplanasi di atas merupakan teks eksplanasi yang dikembangkan dengan pola ….kausalitas sebab akibat proses prosedur hasil Jawabanjawaban yang tepat adalah yang tepat adalah C. PembahasanTeks eksplanasi dapat dikembangkan dengan beberapa pola, di antaranya pola proses dan pola sebab akibat. Teks eksplanasi di atas dikembangkan dengan pola proses. Hal tersebut tampak dari hal yang dibahas dalam teks, yakni proses terjadinya pelangi. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah eksplanasi dapat dikembangkan dengan beberapa pola, di antaranya pola proses dan pola sebab akibat. Teks eksplanasi di atas dikembangkan dengan pola proses. Hal tersebut tampak dari hal yang dibahas dalam teks, yakni proses terjadinya pelangi. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!22rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!RKRenaldi KurniawanMakasih ❤️

8R23Rx1.
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/376
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/487
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/114
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/398
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/343
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/87
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/385
  • 80gi5zfp8m.pages.dev/343
  • proses terjadinya pelangi teks eksplanasi